Tue. Sep 27th, 2022

Analisis Faktor-faktor yang Mempengaruhi Nilai Tukar Rupiah

Exchange rates play an important role in global trade transactions. Changes in economic conditions that occur at home and abroad can affect exchange rate stability. In addition to being based on the strength of foreign exchange demand and supply in the market, exchange rate movements are also influenced by changes in market expectations whose formation depends on various economic and non-economic variables. Therefore, the exchange rate is a very important factor in the open economic system.

This study aims to analyze the factors that influence the rupiah exchange rate in Indonesia. This study uses multiple linear analysis using the Ordinary Least Square (OLS) method. The time period taken in this study is 1999-2018. The results of the analysis of this study indicate that the factors that influence the rupiah exchange rate in the form of inflation, interest rates andforeign exchange reserves have same influences but different significant. The results of the analysis using OLS show that the variables of inflation and interest rates have a negative and not significant influence on the rupiah exchange rate in Indonesia. While the foreign exchange reserves variable has a negative and significant effect on the rupiah exchange rate in Indonesia Platform Pengembang Akademik dan Media Informasi .

Nilai ubah memegang peran mutlak dalam transaksi perdagangan internasional. Perubahan keadaan ekonomi yang terjadi di dalam dan luar negeri dapat merubah stabilitas nilai tukar. Selain didasarkan pada kebolehan permintaan dan penawaran valas di pasar, pergerakan nilai ubah termasuk terpengaruh oleh perubahan ekspektasi pasar yang pembetukannya tergantung pada beragam variabel ekonomi maupun non-ekonomi.

Oleh dikarenakan itu, nilai ubah menjadi segi yang terlampau mutlak dalam proses perekonomian terbuka. Penelitian ini mempunyai tujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang merubah nilai ubah rupiah di Indonesia. Penelitian ini kenakan kesimpulan linier berganda bersama bersama metode Ordinary Least Square (OLS). Periode tepat yang diambil alih dalam penelitian ini ialah th. 1999-2018 100 juta won berapa rupiah .

Hasil kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa segi yang merubah nilai ubah rupiah berwujud inflasi, suku bunga dan cadangan devisa punyai pengaruh yang mirip tetapi bersama bersama signifikansi yang berbeda. Hasil kesimpulan kenakan OLS menunjukkan bahwa variabel inflasi dan suku bunga punyai pengaruh negatif dan tidak berarti pada nilai ubah rupiah di Indonesia. Sedangkan variabel cadangan devisa punyai pengaruh negatif dan berarti pada nilai ubah rupiah di Indonesia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *